
Galur,Redaksi
Setiap yang berawal, pasti akan berakhir, dan tak ada pertemuan tanpa diakhiri dengan perpisahan.Ada yang datang dan ada yang pergi.Itulah yang terjadi pada dua sosok tenaga pendidik (guru) SD Negeri Brosot,yaitu: Ibu Sumartini,S.Pd (guru kelas I B) dan Bapak Nugroho, A.Ma (guru PJOK)Ibu Sumartini,S.Pd yang sebelumnya mengajar guru kelas IB di SD Negeri Brosot,dan Bapak Nugroho, A.Ma selaku guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang sudah memasuki masa purnatugas pensiun terhitung mulai awal April.
Untuk “melepas” keduanya,bertempat di Resto Coffe Kepoeh,Jumat 9 April 2021 pada pukul 13.00atas inisiatif dan hasil rapat Bapak/Ibu guru yang didukung penuh Komite Sekolah,digelar acara perpisahan.
Acara perpisahan ditengah pandemi ini tetap dilakukan dengan memenuhi protokol kesehatan,mencuci tangan,memakai masker,dan menjaga jarak.
“Berat rasanya bagi kami untuk mengucapkan kata-kata perpisahan karena SD Negeri Brosot sudah menjadi bagian dari kehidupan kami,memberikan pengalaman yang bermakna,sudah menjadi satu keluarga besar sampai kapanpun tak mungkin dapat terlupakan.Lebih-lebih semangat kekeluargaan di sekolah ini sangat tinggi”,ujar Bu Sumartini dan Bapak Nugroho,senada.
Keduanya berharap,jika selama keberadaan mereka di SD Negeri Brosot ini ada kenangan manis,hendaknya hal itu terus terukir dilubuk hati untuk menjadi kenangan teridah yang bisa dikenang.
Tapi,jika selama mereka mengabdi ada kekurangan,kekhilafan dan salah,mereka mohon dapat dimaafkan yang sebesar-besarnya.Mereka juga berharap,meskipun tak lagi aktif bertugas,silaturami yang sudah terjalin baik agar dapat erat terjaga.#
